Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang memastikan pelaksanaan operasi pasar yang digelar Pemerintah Kota Semarang dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih, menjelaskan operasi pasar dilakukan melalui program Pak Rahman dan Kempling Semar yang selama ini menjadi bagian dari upaya pengendalian harga pangan di Kota Semarang.
Menurutnya, pelaksanaan operasi pasar tidak hanya mengikuti jadwal yang telah disusun pemerintah daerah, tetapi juga menyesuaikan dengan permintaan yang disampaikan langsung oleh masyarakat.
“Biasanya kami menjadwalkan, tetapi karena permintaan masyarakat yang masuk ke kami untuk menggelar operasi pasar ini sangat banyak, maka kami menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” kata Endang, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa lokasi operasi pasar umumnya diprioritaskan pada wilayah yang relatif jauh dari jangkauan pasar tradisional atau daerah yang mengalami keterbatasan pasokan komoditas tertentu.
Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada wilayah yang mengalami lonjakan harga bahan pangan secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Wilayah yang tersentuh memang sesuai permintaan masyarakat. Biasanya daerah yang jauh dari pasar, lalu ada kenaikan harga atau ketersediaan komoditas yang kurang, misalnya seperti cabai dan bawang merah,” jelasnya.
Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah komoditas pangan yang paling banyak diminta masyarakat antara lain beras, minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga telur.
Komoditas-komoditas tersebut dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Endang menegaskan, hingga saat ini ketersediaan stok pangan di Kota Semarang masih dalam kondisi aman. Hal tersebut berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan.
“Pasokan kita juga aman. Kami sudah melakukan survei bersama Satgas Pangan dan semua komoditas masih dalam kondisi stok yang mencukupi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Semarang berharap program operasi pasar ini dapat terus membantu masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli serta memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.
Dengan adanya operasi pasar yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, diharapkan distribusi bahan pangan di berbagai wilayah Kota Semarang dapat berjalan lebih merata dan terkendali. Makin Tahu Indonesia.
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.