ABOUT SEMARANG – Sebanyak 27 peserta Nasima Education Scholarship (NES) mengikuti Pendidikan Bela Negara di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya Malang, pada 9-10 Agustus 2025.
Peserta yang sebagian besar merupakan guru dari Lembaga Pendidikan Maarif NU dan utusan Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) atau Asosiasi Pondok Pesantren se-Jawa Tengah ini mendapatkan pembekalan langsung dari para instruktur TNI.
Koordinator Program NES, Dr Najahan Musyafak, menjelaskan bahwa kegiatan ini dibuka oleh Komandan Dodik Bela Negara, Letkol Ahmad Amin.
Menurutnya, pelatihan ini bertujuan membentuk karakter, meningkatkan disiplin, serta menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan peserta.
“Dengan mengikuti Pendidikan Bela Negara, peserta diharapkan memiliki sikap disiplin yang lebih baik, jiwa solidaritas yang tinggi, dan rasa cinta tanah air yang tulus,” ujar Najahan Musyafak.
Dalam sambutannya, Letkol Ahmad Amin menegaskan bahwa nilai-nilai bela negara sangat penting untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pelatihan fisik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sebagai warga negara,” ungkapnya.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pelatihan, mulai dari pendidikan dasar militer, manajemen diri, hingga kegiatan outbound.
Melalui kegiatan ini, mereka dilatih untuk menjadi lebih mandiri, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Menurut Najahan Musyafak, Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga seluruh warga negara.
Karenanya, melalui program ini, NES ingin menanamkan semangat nasionalisme dan kepedulian sosial di kalangan tenaga pendidik dan pengasuh pesantren.
Kegiatan Bela Negara ini menjadi bagian dari rangkaian program Nasima Education Scholarship, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam hal integritas dan karakter.
Harapannya, para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing, baik di sekolah maupun di pesantren.
“Dengan bekal pengetahuan dan karakter yang kuat, peserta akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” pungkas Najahan.
Program ini diakhiri dengan penutupan yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta, sebagai tanda telah mengikuti dan menyelesaikan Pendidikan Bela Negara di Dodik Bela Negara Rindam V/Brawijaya Malang.***
Game Center
Game News
Review Film
Rumus Matematika
Anime Batch
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.